SELAMAT DATANG DI BLOGGER SAYA http://warta-wirti.blogspot.co.id/ TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG by ALEXYNET

Saturday, March 5, 2016

Jangan remehkan rasa kesepian

Era modern membuat kita sulit bertatap langsung dengan keluarga atau teman dekat, apalagi ditambah kesibukan dan kelelahan. Tanpa disadari, kita mulai merasa sendiri dan kesepian. Namun kerap dibiarkan. Tanpa kita paham bahwa ini sebetulnya berbahaya.


  • Banyak orang, terutama mereka yang mengalami codependency (ketidakdewasaan akibat trauma masa kecil, takut ditinggalkan, ditolak, dikhianati, sulit mencintai dan mengurus diri sendiri), dihantui oleh rasa kesendirian. Hal ini tak hanya mempengaruhi kejiwaan, hubungan dengan orang lain, namun juga kesehatan.
    Kesendirian, atau loneliness, memang dapat mempengaruhi kesehatan fisik kita. Menunjukkan rasa kesepian, turut memberi dampak negatif bagi kesehatan tubuh kita secara jangka panjang. Kanker, sakit jantung, dan mudah tertular infeksi atau penyakit karena virus, contohnya. Sayangnya, tak ada yang mewanti-wanti kita tentang bahayanya. Karena seringkali dianggap remeh. Ditambah lagi, kita jarang menjadikan perawatan bagi luka psikologis kita sebagai priorotas.
    Ada dua alasan mengapa kesepian ini amat penting untuk diatasi, selain karena mengganggu kesehatan fisik:
    1. Loneliness menyebabkan kita terlalu berlebihan mengkritik diri dan orang lain serta memandang negatif terhadap relasi yang kita jalin. Hal ini tentu mengganggu interaksi dengan sesama.
    2. Membuat kita selalu berpikir buruk atau berpikir terjelek tentang diri sendiri, yang membuat hilangnya kualitas koneksi kita dengan orang lain.
      Selain yang diungkap tadi, laman psych centra juga pernah memuat artikel mengenai bahayanya rasa kesepian yang dbiarkan. Salah satunya adalah rasa kesepian versus terbiasa sendiri. Oh iya, perhatikan dengan seksama bahwa kini banyak orang yang lebih memilih untuk menjadi soliter dan hidup sendirian. Meski rasa kesendirian banyak terjadi pada mereka yang memilih hidup sendiri, namun ternyata hal ini tak selalu jadi penyebab rasa kesepian. Sebab, tinggal sendiri tak berarti kita benar-benar sendirian. Tak semua orang yang memilih hidup solo, dan menderita. Sebab kita masih bisa berinteraksi dengan orang lain di luar rumah.
    Penderitaan yang dirasakan mereka yang kesepian ini ternyata juga bisa dialami oleh seseorang yang hidup bersama banyak orang. Hal ini kebanyakan terjadi karena kurangnya kualitas hubungan, meski kuantitasnya cukup. Dengan panjangnya jam kerja, kehadiran televisi dan gawai, intensitas makan bersama keluarga lambat laun berkurang bahkan mulai menghilang. "Screen time" kini sudah menggantikan "face time". Dan mereka yang lebih banyak menghabiskan waktu dengan gawai, cenderung mudah merasa kesepian.
    Absennya kehadiran orang lain untuk mendengar, memberi perhatian dan mengakui keberadaan kita juga seringkali menyebabkan rasa terisolasi dan teracuhkan secara emosional. Apalagi bagi mereka yang mengalami codependency. Sebab sejak awalnya, sudah merasa kesulitan untuk mengakrabkan diri dengan orang lain, terkait dengan rasa malu dan minimnya kemampuan bersosialisasi. Jadi, meski berada dalam satu hubungan, codependent akan terus merasa dirinya tak mampu merasa bahagia.
    Inilah mengapa, membangun koneksi dengan anak menjadi hal yang terpenting dalam pengasuhan. Sebab, mereka yang tak berhasil membangun kedekatan, dan keterikatan dengan keluarga, cenderung tumbuh menjadi seorang codependent. Kurangnya koneksi dengan orangtua, juga menyembabkan anak menumbuhkan naluri merasa terpisah dari dirinya sendiri. Hal inilah penyebab dasar terjadinya rasa kesendirian, sebab mereka merasa tak berharga. Yang paling menyedihkan dari mengalami loneliness adalah, rasa ini akan menyeret kita pada sikap defensif, memandang negatif dan kecemasan.
    Apakah pernah melihat teman, saudara, atau orang lain yang terlihat menanggung banyak beban, dan merasa kesepian? Atau bahkan diri sendiri? Lalu bagaimana solusinya? Batasi penggunaan gawai, dan mulailah berinteraksi dengan orang lain. Sebab, jika terus-terusan memanjakan rasa tak ingin bicara pada orang, akan mengakibatkan rasa kesendirian semakin menggeregoti diri sendiri.
    Wajar memang, sebab naturalnya, saat kita merasa kesepian, kita justru semakin menarik diri dari orang banyak. Rasa ini akan menyebabkan seseorang lebih memilih perilaku adiksi, ketimbang mencari koneksi sosial. Maka itu, ada korelasi tinggi antara rasa kesepian dan obesitas. Mulailah dari mengakui pada tetangga, saudara, sahabat, bahwa kita kesepian.
    Kemudian lawan rasa takut dengan mulai berbaur dengan orang lain, ikut kursus misalnya. Bertemu teman-teman, berolahraga dengan sahabat, atau berkenalan dengan orang baru. Memanjakan rasa takut akan mengalami lebih banyak "luka" jika kita membuka hati, tak akan mengangkat kesepian. Penolakan dan sibuk menilai buruk tentang diri sendiri, kita justru sedang membesarkan rasa kesendirian. Membiarkan setiap rasa mengalir, keluar sedikit demi sedikit dari pikiran, tak hanya melepas rasa kesepian, juga meningkatkan energi agar mampu melawan kesendirian.

7 cara uang menghancurkan kebahagiaan

Uang hanyalah benda mati, ia sebetulnya tidak ada artinya jika setiap orang tidak mendewakannya.

  • Bukan berarti uang harus dimusuhi, hanya saja uang yang berfungsi sebagai alat tukar seharusnya tidak menjadi tuan dalam kehidupan ini. Uang adalah sumber kebahagiaan, namun sekaligus bisa menjadi sumber bencana jika tidak dimanfaatkan dengan bijaksana. Sama seperti sebuah ungkapan mengatakan, "Di mana hartamu berada, maka disitu pula hatimu berada". Sesuai dengan judul di atas, berikut adalah 7 cara bagaimana uang dapat menghancurkan kebahagiaan.
  • Judi

    Judi adalah "penyakit" masyarakat, sebab banyak keluarga hancur karena seseorang memiliki kebiasaan berjudi. Berjudi juga bisa menjadi sebuah candu yang mendorong seseorang berbuat nekad dan akhirnya terjebak dalam perilaku kriminal. Judi bukanlah solusi untuk bisa memperoleh uang secara cepat, sebab tidak pernah sekalipun sesuatu yang diperoleh secara tidak halal mampu mendatangkan keuntungan.
  • Pesta-pora

    Seseorang dengan bergelimang harta kerap menganggap bahwa kehidupan ini harus dirayakan dengan berpesta-pora. Namun, pernahkah Anda berpikir bahwa dengan berpesta-pora hal tersebut justru tidak akan mendatangkan kebahagiaan. Kebahagiaan yang Anda rasakan tatkala berpesta-pora hanyalah kebahagiaan semu. Padahal, uang yang Anda keluarkan untuk berpesta-pora bisa mendatangkan kebahagiaan jika mampu Anda manfaatkan untuk membantu orang lain yang masih kesusahan.
  • Perilaku tidak terpuji

    Ada sederet nama orang kaya terkenal sebut saja Michael Carroll, William Post, dan Alberto Villar, namun akhirnya mereka jatuh ke dalam kemiskinan akibat perbuatan tidak terpuji yang dilakukan. Sebagai contoh, Michael Carrol, seperti di terbitkan dalam Huffington Post, pada tahun 2002 dia memenangkan undian terbesar yang pernah ada di Inggris sebesar USD 15,8 juta atau setara dengan Rp 192,8 miliar. Sayangnya, setelah memperoleh kekayaan tersebut ia justru terjatuh dalam perilaku menyimpang seperti mengonsumsi kokain dan menyewa PSK. Sepuluh tahun kemudian ia ditangkap oleh aparat kepolisian karena kedapatan mencuri roti dari sebuah toko akibat kelaparan.
  • Korupsi

    Seseorang yang terobsesi dengan uang akhirnya membuat dirinya tidak lagi memiliki hati nurani. Sebut saja beberapa koruptor kelas kakap di negeri ini yang dengan tega meraup uang rakyat demi memuaskan nafsu pribadi. Singkat kata, uang telah membuat mereka lupa akan segalanya, lupa akan tanggung jawab yang seharusnya ia emban dan dedikasikan demi kesejahteraan bangsa dan negara.
  • Uang dan Tuhan

    Michael Binert dalam artikelnya berjudul Philosophie ein Gott namens Geld(2008) mengatakan, "Bahwa uang di dalam masyarakat modern saat ini telah menjadi sedemikian terlepas dari kontrol manusia. Akibatnya, bukan lagi manusia yang mengendalikan uang, tetapi uanglah yang mengendalikan manusia. Singkat kata, uang sudah seperti Tuhan; ia mampu mendikte setiap tindakan manusia."
  • Uang digunakan untuk kejahatan

    Aksi tindakan teror yang dilakukan oleh para teroris dewasa ini ada dan tumbuh karena memperoleh dukungan dana dari orang-orang yang mengharapkan sebuah perubahan melalui cara-cara radikal. Uang tidak lagi dipandang sebagai alat tukar, tetapi sebagai alat untuk menumbuhkan keresahan dalam masyarakat secara luas.
  • Uang sebagai ideologi

    Peter Leuprecht dalam artikelnya berjudul _Uberlegungen zum internationalen Schutz der Menschenrechte (2013)mengatakan, "Kecenderungan untuk mengukur segala sesuatu dari nilai ekonomi disebut juga sebagai __Die Panokonomische Ideologie___,di mana cara berpikir semacam ini telah merusak nilai-nilai luhur manusia yang tercermin di dalam rumusan hak asasi manusia. Ia adalah musuh utama penegakkan hak asasi manusia, baik di tingkat nasional maupun international. Ia mengancam kedamaian hidup bersama, sebab setiap orang tergoda untuk menjadi rakus terhadap uang". (rumahfilsafat.com)
    Selain ketujuh hal di atas, tentunya masih ada banyak cara bagaimana uang mampu mengahancurkan kebahagiaan. Uang hanyalah benda mati, ia sebetulnya tidak ada artinya jika setiap orang tidak mendewakannya. Maka dari itu, berangkat dari pemahaman ini semoga setiap dari kita mampu menemukan kebahagiaan melalui cara-cara yang humanis dan gunakan uang yang dimiliki secara bijak agar kebahagiaan yang dirasakan semakin lengkap.

Waspada Pengemis Penipu

Bagaimana kita bisa begitu mudahnya tertipu? Video ini mengungkap berbagai trik yang digunakan para pengemis penipu di seluruh dunia.


  • Kita sering kali melihat dan mendengar pemberitaan tentang para penipu yang berkedok sebagai pengemis di jalanan. Bahwa ternyata mereka bukanlah orang-orang bernasib sial yang terjebak dalam siklus kemiskinan turun-temurun atau menderita cacat fisik yang menghambat mereka dalam memperoleh penghidupan yang layak. Bahwa sebenarnya mereka adalah orang-orang sehat fisik dan mampu bekerja seperti kebanyakan dari kita bahkan memiliki harta kekayaan berlimpah di kampung halaman mereka. Bahwa mereka adalah para penipu yang licik yang memanfaatkan sifat belas kasihan manusia demi tujuan egois mereka sendiri.
    Bagaimana kita bisa begitu mudahnya tertipu? Video ini mengungkap berbagai trik yang digunakan para pengemis penipu di seluruh dunia. Trik-trik yang mereka gunakan untuk memancing rasa iba kita dirancang sedemikian cerdik dan kreatif. Misalnya, pengemis penipu di Polandia menggunakan boneka berbentuk manusia yang membungkuk. Pengemis penipu di China berpura-pura merangkak ketika menjalankan aksinya di kereta api. Pengemis penipu di India memanfaatkan anak kecil yang dibebat dengan perban untuk memancing rasa iba orang-orang di sekitarnya. Ada juga pengemis penipu yang agak mengundang tawa dengan berpura-pura berkaki buntung padahal mereka menyembunyikan kaki mereka yang terlipat di balik celana atau jaket longgar. Yang paling miris adalah pengemis penipu di Inggris yang menyamar sebagai wanita tua berkerudung yang berjalan menggunakan tongkat. Ketika "jam kerja" wanita ini selesai, dia dijemput dengan mobil mewah. Tak lama kemudian, dari dalam mobil itu keluar seorang wanita muda yang cantik dan modis. Itu adalah wanita yang sama! Dia menghabiskan malam dengan berjalan-jalan dan berbelanja di toko-toko mewah. Keesokan harinya, dia kembali lagi "bekerja" sebagai wanita tua berkerudung mengemis di jalan.
    Video ini tidak menganjurkan kita untuk tidak bersedekah kepada pengemis. Siapa tahu di antara mereka ada orang-orang yang benar-benar terpuruk dan membutuhkan pertolongan. Kita sebagai makhluk sosial berkewajiban untuk membantu sesama tetapi setelah menonton video ini, hendaknya kita menjadi lebih bijaksana dalam bersedekah dan membantu sesama.

Orang yang memiliki kecerdasan emosional adalah orang sukses. Benarkah seperti itu?

Orang yang cerdas secara emosional adalah orang yang bisa mengenali emosinya sendiri maupun emosi orang lain. Lantas apa kaitannya kecerdasaan emosional seseorang dengan kesuksesannya?

  • Orang yang cerdas secara emosional adalah orang yang bisa mengenali emosinya sendiri maupun emosi orang lain, mampu mengendalikan emosi, mampu mengambil tindakan yang tepat dan peduli terhadap apa yang terjadi pada orang di sekitarnya. Lantas apa kaitannya kecerdasaan emosional seseorang terhadap kesuksesannya? Orang menjadi sukses tentu karena beberapa faktor pendukung. Banyak orang berpikir kecerdasan intelektuallah yang membawa orang ke tingkat kesuksesan. Anggapan itu memang benar tetapi tidak sepenuhnya dibenarkan. Pada kenyataannya, banyak orang yang tumbuh dengan kecerdasan intelektual yang tinggi namun ujung-ujungnya ia gagal meraih kesuksesan yang diharapkan, gagal dalam karier maupun kehidupan pribadinya. Mengapa terjadi demikian?
    Orang bisa saja sangat cerdas, memiliki keahlian luar biasa, daya tangkap yang cepat dan mampu menganalisa sesuatu dengan tepat, namun bila berhadapan dengan orang lain, komunitas atau suatu organisasi ia mengalami kesulitan sulit bergaul, sulit menerima pendapat atau masukan dari orang lain, mudah tersingung, gampang marah, pemalu, kurang percaya diri dan akhirnya ia pun tidak bisa bertahan. Tentu saja, orang seperti itu akan sulit meraih kesuksesan.
    Sesungguhnya dalam dunia nyata khususnya dunia kerja dan bisnis, orang tidak cukup hanya pintar di bidangnya saja, kita hidup di dunia ini perlu membangun hubungan dan berinteraksi dengan orang lain. Kita tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan dan kepintaran kita sendiri. Akan ada suatu keadaan yang membuat kita membutuhkan dukungan dan bantuan orang lain tak melihat itu rekan sesama, atasan atau bawahan kita.
    Kesuksesan seseorang dapat kita lihat dari cara orang tersebut dapat mengendalikan dirinya dengan baik, memiliki hubungan interaksi sosial yang baik positif dan membangun, bisa berkomunikasi dengan baik, dapat menekan rasa stres, mampu menangani beban kerja, berprestasi secara individu maupun tim. Untuk itulah kita membutuhkan kecerdasan emosional dalam mendukung kecerdasaan intelektual yang sudah kita miliki, mengemasnya dalam satu kesatuan yang penting untuk bekal bagi kita menjadi orang yang sukses.
    Lalu, bagaimana cara kita mendapatkan kecerdasan emosional itu? Kecerdasan intelektual dapat kita peroleh melalui proses belajar, tahapan sekolah, kuliah dan proses pembelajaran lainnya yang dapat mengasah kepintaran secara akademik. Kecerdasan emosional pun butuh proses dan latihan. Dari kecil kita sudah dapat melatih dan berinteraksi dengan emosi kita, kehidupan dan pola asuh yang kita dapat dalam keluarga sangat berpengaruh dalam menangani dan melatih emosi kita agar terkontrol lebih baik. Itu sebabnya mengapa orang-tua berkewajiban menanamkan atau memberi latihan bagaimana mengontrol setiap emosi secara positif sejak anak masih kecil. Pola asuh atau latihan yang kita terima dari kecil akan memudahkan kita untuk melatih kecerdasan emosional saat kita dewasa. Setiap hari adalah proses pembelajaran bagi kita untuk mengenali, mengontrol dan melatih emosi kita. Dengan begitu kita tetap dapat memberi respons yang positif terhadap berbagai bentuk emosi.
    Sudah jelas bukan, kunci kesuksesan seseorang terletak dari bagaimana cara orang tersebut mampu mengelola emosinya secara tepat. Hanya orang yang memiliki kecerdasan emosionallah yang dapat menangani setiap perasaannya dengan tepat apa pun keadaannya. Oleh karena itu, orang yang cerdas secara emosi akan sukses dalam bidang apa pun, ia bisa menjalin hubungan yang baik dengan orang-orang di lingkungan tempatnya bekerja, bisa mencairkan suasana yang genting, mampu mengatur diri sendiri, bisa memberi motivasi positif, mempunyai keterampilan sosial yang impresif, bisa menjadi pemimpin yang bijaksana, mudah berempati, sabar dan tabah.
    Milikilah kecerdasan emosional yang didukung kecerdasan intelektual. Itulah awal kesuksesan kita.

Friday, March 4, 2016

Bahaya mengintai saat mencium bayi yang baru lahir

Waspadalah jika orang lain mencium bayi Anda yang baru lahir karena bisa menyebabkan bayi Anda mengidap penyakit berbahaya yang dapat berujung dengan kematian. Lakukan pencegahan sebelum terlambat

  • Tahun lalu, publik dihebohkan dengan sebuah berita dari salah satu akun media sosial milik Claire Henderson. Wanita yang tinggal di Doncaster, Inggris ini mengunggah foto bayinya yang bernama Brooke pada bulan September 2015. Saat itu Brooke baru berumur sekitar 3 minggu dan terserang virus herpes simplex tipe 1(HVS-1).
    Brooke mengalami cold sore atau yang sering disebut fiever blister, yaitu bintik - bintik merah seperti luka yang melepuh pada area pipi dan bibir. Setelah Claire menyadari kejanggalan tersebut, Ia pun bergegas untuk membawa bayinya ke rumah sakit untuk segera dilakukan pemeriksaan medis. Kondisi Brooke termasuk beruntung karena berhasil diselamatkan.
    Bagi bayi dibawah umur 3 bulan dengan sistem imun yang rendah, virus herpes bisa berakibat fatal karena dapat merusak hati, otak dan berujung pada kematian. Claire mengungkapkan jika penyakit herpes didapatkan dari salah satu tamu yang mengidap herpes dan mencium Brooke.
    Kondisi ini sama dengan bayi bernama Eloise, asal Brisbane, Australia, yang terserang HVS-1. Namun bayi dari Sarah Pugh, meninggal pada Desember 2014, saat berumur 24 hari. Dua kondisi di atas, menyadarkan kita betapa pentingnya untuk tidak membiarkan orang lain mencium bayi yang baru lahir.
    Selain harus waspada, Anda pun harus berperan aktif untuk memberikan beberapa aturan kepada tamu yang datang. Saat bayi Anda sedang berada di kamar, lakukan beberapa langkah berikut:
    • Batasi jumlah tamu yang masuk ke dalam kamar.
    • Pastikan tamu yang akan masuk dalam keadaan sehat dan tidak merokok sebelumnya.
    • Jika ingin melihat bayi dari dekat, berikan masker kepada tamu dan persilahkan mereka untuk memakainya.
    • Jangan biarkan tamu untuk menggendong apalagi mencium bayi Anda.
    • Jika sudah mendekati waktu kunjungan, pindahkan bayi Anda ke ruang bayi sehingga para tamu bisa melihatnya dari luar kaca.
    • Setelah Anda berjabat tangan atau cium pipi dengan tamu, cuci tangan dan wajah sebelum menggendong bayi Anda lagi.
    • Teruskan langkah ini saat tamu mengunjungi Anda di rumah, hingga bayi Anda berumur diatas 3 bulan dan selalu waspada dengan gejalanya.
      Jika beberapa langkah diatas terlalu ekstrem bagi tamu Anda. Sebelum mereka masuk ruangan, Anda dapat memberikan alasan yang masuk akal, mengapa Anda melakukan hal tersebut dan sampaikan secara hati – hati tanpa menyinggung perasaan mereka.
    Karena selain virus HVS-1, kebiasaan para tamu untuk mencium bayi, akan juga berpotensi menyebabkan bayi terkena penyakit Invasive Pneumococcal Disease,seperti:
  • Radang selaput otak (meningitis)

    Meningitis adalah radang pada membran pelindung yang menyelubungi otak dan sumsum tulang belakang. Gejala meningitis pada anak sering kali disertai rewel, badan tidak fit,nyeri kaki, kaki dan tangan dingin, warna kulit yang abnormal. Segera bawa bayi anda ke rumah sakit untuk melakukan tindakan pemeriksaan saat itu juga.
  • Radang paru (pneumonia)

    Pneumonia adalah radang paru-paru yang biasanya disebabkan oleh infeksi yang berasal dari bakteri, virus dan fungi. Jika bayi Anda menunjukan gejala demam, batuk, sesak napas, serta napas dan nadi cepat, segeralah berkonsultasi dengan dokter anak dan mintalah untuk melakukan rontgen pada bagian paru – paru bayi.
  • Infeksi darah (bakteremia)

    Bakteremia disebabkan oleh bakteri yang beredar pada aliran darah. Infeksi ini bisa ditandai beberapa gejala seperti demam, nyeri tenggorokan dan infeksi saluran pernapas ringan. Pada umumnya, dokter akan melakukan tes darah untuk mengetahui apakah bayi Anda mengalami infeksi darah atau tidak.
    Pencegahan dapat dilakukan dengan memberikan imunisasi tambahan yaitu imunsasi HiB(Haemophilus Influenzae type B) dan imunisasi Pneumokokus (PCV).Berikan pula ASI eksklusif agar membuat bayi Anda terhindar dari beberapa penyakit di atas

Mengapa saya harus menghentikan kebiasaan buruk di hadapan suami?

Pikiran Anda mencerminkan perilaku Anda. Hentikan kebiasaan buruk yang datang dari pemikiran Anda, yang tanpa disadari dapat menghancurkan pernikahan Anda.

  • Kebiasaan-kebiasaan buruk adalah wabah dalam pernikahan yang harus segera dihentikan sebelum menghancurkan tidak hanya pernikahan, tapi juga kebahagiaan kita. Kebiasaan-kebiasaan buruk yang mampu menghancurkan pernikahan dapat terwujud dalam banyak cara, berikut 4 di antaranya.



  • Kebiasaan buruk di depan cermin

    Banyak wanita dan seringkali juga pria melihat ke arah cermin setiap pagi, namun yang mereka lihat hanyalah kekurangan. Mereka melihat rambut yang susah diatur, merasa tubuhnya gemuk, gigi yang tidak rata, lingkar hitam di kelopak mata, dan respon yang seringkali mereka tunjukkan adalah bahwa mereka merasa dirinya sangat buruk rupa, merasa sangat tidak diinginkan dan tidak tahu bagaimana cara agar bisa tampil menarik. Perasaan tersebut membuat mereka jadi tidak percaya diri dan akhirnya menjadikan identitas diri mereka. Mereka percaya bahwa hal tersebut adalah bagaimana cara seluruh dunia melihat mereka, termasuk juga pasangan mereka.
    Meskipun ketika menatap cermin saya hanya melihat hal-hal buruk mengenai diri saya, tetapi suami saya justru melihat hal yang sebaliknya. Dia melihat mata saya berbinar, pinggul yang bergoyang serasi mengikuti alunan musik, lengan yang memegangnya erat dan bibir yang menerima ciumannya. Di matanya, saya sangat cantik. Satu-satunya kebiasaan buruk yang saya miliki adalah saya kerap membawa perasaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari saya. Namun, meski saya kerap menunjukkannya kepada suami saya, tetapi ia tidak pernah melihat keburukan saya tersebut. Salah satu cara terpenting yang bisa kita lakukan untuk menghentikan kebiasan buruk di hadapan pasangan adalah dengan menghentikan melihat hal-hal buruk di dalam diri kita. Pernikahan adalah tentang bagaimana cara kita mengatasi setiap permasalahan, selalu bersikap jujur di hadapan orang yang kita cintai, dan merasa nyaman dengan diri sendiri.
  • Kebiasaan buruk dalam pikiran

    Buddha mengatakan, "Kita adalah apa yang kita pikirkan. Semua hal yang kita lakukan berasal dari pikiran dan dengan pikiran, kita membentuk dunia." Saya ingin menambahkan, dengan pikiran kita, kita membentuk pernikahan kita. Jika kita mengungkapkan pikiran buruk mengenai pasangan kita atau pernikahan kita, maka pikiran-pikiran tersebut akan menciptakan dunia yang buruk juga untuk kita. Sekali hal tersebut terjadi, maka kebiasan buruk tersebut akan sangat sulit untuk diatasi.
    Kebiasan buruk dalam pikiran, jika dibiarkan akan tumbuh subur seperti pohon anggur liar, merusak keindahan dan kebahagiaan dalam diri Anda, pasangan Anda dan pernikahan Anda. Bahkan berdampak negatif juga pada anak-anak Anda. Jika ingin sebuah pernikahan yang bahagia, mulailah dengan menerapkan pikiran-pikiran yang baik. Pikirkan bagaimana cara mencintai pasangan Anda, pikirkan tentang hal-hal baik, pikirkan tentang kebajikan dan juga pengabdian. Pikiran-pikiran semacam itu akan menciptakan sebuah dunia yang indah.
  • Kebiasan buruk dalam perkataan

    Seringkali kebiasaan buruk di hadapan pasangan kita berasal dari hal-hal yang kita ucapkan kepadanya. Kemarahan adalah motivator yang sangat buruk, tetapi sering kita lakukan. Kita menggunakannya dengan sumpah serapah, menyebut nama seseorang, dan untuk menyakiti perasaan seseorang yang seharusnya kita cintai. Kebiasaan buruk semacam ini jika dibawa ke dalam pernikahan tidak hanya menyakitkan, tapi juga dapat melukai perasaan yang sangat sulit untuk disembuhkan. Dapat menghancurkan jiwa Anda dan jiwa pasangan Anda. Apalagi jika Anda sampai mengucapkan kata-kata buruk tentang pasangan di hadapan keluarga dan teman-teman Anda.
    Kebiasan buruk dalam perkataan harus segera diubah dengan kata-kata yang baik, kata-kata cinta dan kata-kata yang menguatkan. Kebajikan, dukungan, pujian, cinta dan keterbukaan serta kejujuran adalah hal-hal yang diperlukan dalam ikatan pernikahan yang bahagia.
  • Kebiasaan buruk dalam tindakan

    Beberapa kebiasaan buruk terbesar yang sering nampak dalam pernikahan adalah yang muncul lewat tindakan. Kebiasaan buruk pasangan adalah hal sangat tidak dibenarkan, namun hal ini seringkali terjadi dalam pernikahan. Kebiasaan buruk tersebut seperti contoh keegoisan, perselingkuhan dan penelantaran. Bahkan ada beberapa kebiasaan buruk lainnya yang lebih kecil seperti menutup pintu dengan keras, menunjukkan bahasa tubuh yang menyakitkan atau menutup telepon di tengah percakapan. Tindakan-tindakan inilah yang sering kali tidak membangun pernikahan yang baik.
    Tidak hanya tindakan, sifat ketidakpedulian juga termasuk dalam kebiasaan buruk. Tidak menunjukan rasa cinta, mengabaikan pasangan Anda, melupakan saat-saat penting, tidak mendukung, semua hal tersebut adalah bentuk dari ketidakpedulian. Jika Anda mengharapkan sebuah pernikahan yang bahagia, tunjukkan melalui tindakan Anda. Bersikaplah baik sebagai bentuk pelayanan kepada pasangan Anda. Kirimkan bunga atau berikan dukungan melalui pesan singkat, berikan kedipan mata dan sebuah senyuman, pegang tangannya, berikan ciuman yang tulus. Hentikan kebiasaan buruk Anda di hadapan pasangan, tanamkan ke dalam pernikahan Anda kebaikan dan keindahan melalui hal-hal baik yang Anda lakukan.
    Pernikahan adalah hal yang sangat indah, terutama ketika kita bersedia menghilangkan kebiasaan-kebiasaan buruk di dalamnya. Saya berusaha berhenti mencari kejelekan suami saya karena bukan hanya saya yang perlu menghentikan kebiasaan buruk di dalam diri saya, tetapi juga berhenti melihat hal-hal buruk di dalam dirinya.

Thursday, March 3, 2016

Lagi-lagi penyakit baru yang dibawa nyamuk

Sesudah demam berdarah, sekarang dunia dihebohkan oleh virus zika yang ditularkan melalui nyamuk. Virus ini terutama berbahaya bagi wanita hamil karena dapat menyebabkan kelainan pada janin.

  • Nyamuk selalu menjadi biang penular penyakit. Karena hidupnya melalui darah yang disedotnya, drakula kecil ini menghisap darah apa saja, termasuk yang mengandung virus, dan menularkannya kepada mangsa berikutnya. Sementara Bill Gates dan istrinya masih sibuk berjuang melawan malaria, yang masih merajalela di Afrika, nyamuk membawa lagi penyakit-penyakit lain. Kita ingat bagaimana penyakit demam berdarah membuat cemas banyak orang, khususnya orangtua yang mempunyai anak-anak kecil. Sekarang muncul lagi sebuah penyakit baru yang ditularkan oleh nyamuk: virus zika.
  • Dari mana asalnya?

    Nama virus ini berasal dari hutan Zika di Uganda, Afrika Timur, di mana banyak nyamuk aedes, pembawa virus ini, berkembang biak. Jenis nyamuk ini selain menyebarkan virus Zika juga virus demam berdarah dan virus lain. Sebetulnya penyakit ini bukan penyakit baru. Virus Zika pernah merambah negara-negara tropis di Afrika, Asia Tenggara dan kepulauan di Lautan Pasifik. Belakangan ini, tepatnya bulan Mei 2015 organisasi kesehatan Pan Amerika mengumumkan beredarnya penyakit ini di Brasilia. Sejak itu virus ini ditemukan menyebar ke negara-negara tetangganya. Banyak orang, khususnya wanita hamil, yang semula ingin berlibur ke negara-negara Amerika Selatan membatalkan niatnya. Selain nyamuk, virus Zika dapat ditularkan melalui hubungan seks.
  • Apa gejalanya?

    Dibanding dengan malaria, virus Zika tidak menyebabkan banyak kematian. 1 dari 5 orang yang terjangkit virus ini akan jatuh sakit. Tetapi karena penyakitnya kadang-kadang hanya ringan, si penderita tidak tahu bahwa dirinya terkena virus Zika. Gejala umum dari penyakit ini adalah demam, bintik-bintik merah, sakit pada sendi-sendi tulang dan mata merah. Biasanya gejala ini muncul 2 sampai 7 hari sesudah penderita digigit nyamuk Zika.
  • Bagaimana mencegahnya?

    Tidak ada vaksin atau obat khusus untuk virus ini. Dianjurkan untuk menghindari gigitan nyamuk dengan cara mengenakan baju berlengan panjang dan celana panjang. Memasang kawat nyamuk di jendela dan pintu. Tidak membiarkan adanya genangan air di dekat rumah, seperti kolam ikan, gentong atau comberan yang dapat dipakai nyamuk untuk berkembang biak. Nyamuk aedes menggigit di siang hari selain malam hari. Memakai obat nyamuk yang aman untuk kesehatan, khususnya bagi anak bayi di bawah 2 bulan. Pasanglah kelambu pada ranjang bayi.
  • Cara menyembuhkan

    Minum banyak air supaya tidak dehidrasi, minum obat penurun panas atau penghilang nyeri, banyak istirahat, jangan minum aspirin atau obat non steroid anti peradangan. Jika menyadari terkena virus Zika hindari gigitan nyamuk supaya orang lain tidak tertular. Namun sekali orang terkena virus Zika, dia akan kebal dari penyakit ini selama hidupnya.
  • Pengaruhnya pada wanita hamil

    Wanita hamil yang terkena virus Zika dapat menularkan penyakit ini kepada janin yang dikandungnya. Diketahui ada kelainan yang bisa diderita si bayi jika terkena virus ini. Salah satunya yang serius ialah kelainan pada otak. Bayi akan lahir dengan kepala lebih kecil dibanding bayi yang normal. Kelainan ini disebut microcephaly. Karena itu wanita hamil dianjurkan lebih berhati-hati untuk menghindari gigitan nyamuk.

50 hal yang ingin kusampaikan pada putriku

Sebagai ibu, putri remaja selalu saja menjadi gadis kecil kita yang manis. Namun seringkali, kita sulit mencari waktu berkomunikasi panjang lebar dengannya. Berikut beberapa tips kalimat sederhana untuknya.

  • Dalam kesibukan sehari-hari, terkadang komunikasi kita dengan anak terutama anak remaja menjadi sangat terbatas. Saya mendapatkan diri saya berkomunikasi dengan putri remaja saya, hanya sebatas "Gantung handuk mu", "Jangan lupa mencuci piring" atau "Apakah PR mu sudah selesai dikerjakan?".
    Baca: Berjuang dengan anak remaja Anda? Cobalah 4 kiat berikut
    Berikut adalah 50 tips, ajaran dan tulisan cinta sederhana untuk putri saya. Kalimat-kalimat ini juga pengingat bahwa saya harus terus menerus mengajarkan hal-hal ini kepada putri saya. Mungkin beberapa di antaranya, cocok untuk Anda dan anak remaja Anda.
  • 1. Hobi mu tidak aneh. Sangat mengagumkan bisa menjadi pribadi yang unik.

  • 2. Tubuh mu indah, cantik, dan sehat. Jangan mempedulikan orang yang memberitahukanmu sebaliknya.

  • 3. Jangan pernah berhenti membaca.

  • 4. Bagikan rasa humor mu, jangan menahannya.

  • 5. Kamu dapat memberitahuku tentang apa saja, kapan saja.

  • 6. Kamu tidak harus memiliki barang-barang mahal dan terkini.

  • 7. Saya selalu mengagumimu.

  • 8. Kemurnian adalah asetmu yang paling berharga. Simpan lah untuk orang yang tepat, saat kau menikah nanti.

  • 9. Tidak ada yang mengalahkan makan coklat saat sedang merasa sedih.

  • 10. Simpan pakaianmu dengan baik, dan sumbangkan untuk orang yang membutuhkan di kemudian hari.

  • 11. Pakailah tabir surya.

  • 12. Saya menyukai suara tawa mu.

  • 13. Jangan merobek halaman pada diary harianmu. Kamu akan terpesona dengan kata-katamu sendiri suatu saat nanti.

  • 14. Saya sangat senang, saat melihatmu mau melawan egomu dan mendahulukan orang lain.

  • 15. Keramahan dan rasa syukur setiap keadaan, dapat menunjukkan karaktermu yang sesungguhnya.

  • 16. Bagikan rasa kekhawatiranmu kepada Tuhan. Dia peduli.

  • 17. Pakaian sopan adalah paling menarik. Kamu tidak perlu mengenakan segala sesuatu yang mahal untuk itu.

  • 18. Tidak salahnya menghilang dari keramaian untuk beristirahat dan mengisi tenaga kembali.

  • 19. Jika kamu meragukan sesuatu, percayalah kata hatimu. Mendengarkan naluri akan membuat mu merasa tetap aman.

  • 20. Tersenyumlah, maka dunia akan tersenyum padamu. Semua orang menyukai pribadi yang ceria.

  • 21. Ambil foto sebanyak-banyaknya. Abadikan kegiatanmu dan kehidupanmu.

  • 22. Kue coklat dan popcorn dapat menenangkan hati mu.

  • 23. Kerja kerasmu pasti akan terbayarkan.

  • 24. Buatlah target untuk lulus dari Perguruan Tinggi dengan jurusan yang berguna bagi masa depanmu.

  • 25. Jagalah kesehatanmu. Berkat terbesar dalam hidup ini adalah tubuh yang sehat.

  • 26. Jangan membandingkan dirimu dengan orang lain.

  • 27. Tidurlah yang cukup dan bangun dengan bahagia.

  • 28. Jangan menghakimi orang lain. Kamu tidak memahami latar belakang dan keadaan mereka.

  • 29. Berpikir dengan cepat boleh, namun berbicaralah dengan lembut.

  • 30. Persiapkan dirimu untuk segala hal yang baik dan buruk dalam kehidupan. Seperti kutipan Dr. Seuss, "Jangan menangis karena sudah berakhir; Namun tersenyumlah karena hal itu terjadi."

  • 31. Banggalah dengan apa telah kau lakukan, bukan dengan yang kau miliki.

  • 32. Saat ini, saudara laki-lakimu mungkin menyebalkan. Suatu hari nanti mereka akan menjadi sahabat dan pelindungmu.

  • 33. Saat hidup terasa berat, panjatkan doa. Lalu pergilah shopping.

  • 34. Boleh-boleh saya merawat penampilanmu, tapi jangan sampai berlebihan.

  • 35. Tidak perlu keramas setiap hari.

  • 36. ... tapi mandilah setiap hari!

  • 37. Beberapa pria akan mematahkan hatimu, namun aku yakin kamu pasti akan mampu melewatinya.

  • 38. Boleh-boleh saja memakan banyak banyak kue, tetapi menghabiskannya sama saja kamu rakus.

  • 39. Ingatkan teman-temanmu untuk tidak bersumpah serapah dan menggunakan kata-kata buruk.

  • 40. Jangan berhenti untuk melatih alat musik mu.

  • 41. Makanlah sayuran dan buah-buahan setiap hari.

  • 42. Menikahlah dengan pria yang menyukai anak-anak.

  • 43. Tugasku saat ini adalah merawatmu. Tugasmu adalah berusaha yang terbaik di sekolah. Belajarlah dengan rajin, dapat nilai yang bagus, bergabunglah dengan organisasi yang mendukung dan bekerjakeraslah.

  • 44. Tahukah kamu kalau uang, gagang pintu, toilet umum dan telepon genggam mengandung ribuan bakteri? Cuci tanganmu sesering mungkin.

  • 45. Jangan terburu-buru memakai make-up.

  • 46. Bersikap baik anak-anak yang lebih muda daripadamu .

  • 47. Hormatilah orang yang lebih tua, dengan perkataan dan perilaku yang baik.

  • 48. Hitung berkatmu. Kamu akan mendapatkan dirimu memiliki berkat yang melimpah.

  • 49. Hal yang tulus terucap lewat ucapan terima kasih yang tertulis.

  • 50. Ingatlah selalu, aku dan ayahmu sangat mencintaimu.

Persiapkan si kakak menyambut kehadiran adik bayi

Kakak membutuhkan waktu saat harus 'berbagi' perhatian Ibu dengan adiknya yang baru lahir. Karenanya, persiapkan si kakak mulai saat adik masih dalam kandungan untuk menimbulkan rasa kasih sayang dan mengurangi kecemburuan

  • Menjadi kakak baru adalah pengalaman luar biasa bagi si kecil. Terkadang mereka tidak mengerti bagaimana menunjukkan perasaan tersebut, sehingga Anda melihatnya lewat perubahan tingkah laku yang drastis. Tentunya si kakak membutuhkan waktu penyesuaian saat harus berbagi 'perhatian Ibu' dengan adiknya yang baru lahir.
    Mereka yang dulunya penurut bisa berubah jadi lebih sensitif, mudah menangis, marah dan menggamuk atau bahkan sampai menutup diri. Tidak jarang adik bayi menjadi sasaran pukulan dan lemparan barang. Mereka kerap mengganggap adik sebagai 'pencuri' perhatian ibu.
    Situasi ini sangat wajar terjadi, apalagi kondisi sang ibu yang kerap kesulitan membagi perhatian di masa awal kelahiran anak ke dua. Kondisi ini juga kerap terjadi pada anak dengan jarak umur yang terlalu dekat, antara 1-3 tahun.
    Tentunya Anda ingin sang kakak dapat berdamai dengan keadaan dan bahagia menyambut adiknya. Persiapkan si kakak menyambut adiknya sejak masih dalam kandungan.
  • Jalin komunikasi kakak dan adik

    Sejak adik dalam kandungan, ajaklah kakak untuk sering mengelus perut ibu sambil berbincang agar ia mulai memahami keberadaaan adik. Ayah dan Ibu dapat memberi gambaran apa yang adik lakukan di dalam perut. Secara perlahan, kakak pun akan mengerti rasa memiliki dan jika adik lahir nanti ia dapat menjadi teman bermain yang harus disayang dan dijaga.
  • Libatkan kakak dalam menyambut adik

    Percayakan kakak dalam menyiapkan keperluan adik bayi. Biarkan ia memilih saat membeli baju dan mainan adik. Ciptakan suasana gembira sehingga kakak semangat dan tidak sabar melihat adiknya lahir. Tunjukan beberapa foto aktivitas saat kakak masih bayi bersama ayah dan ibu, seperti sedang menangis, tertawa, minum susu asi dengan Ibu, makan dan mandi. Ibu bisa menceritakan sambil mengajarkan kakak apa yang harus dilakukan jika nanti ia menghadapi situasi yang sama dengan foto tersebut.
  • Tunjukkan kasih sayang

    Berikan kesempatan kakak langsung bertemu saat adik lahir. Biarkan ayah menggendong adik sementara ibu mencium dan memeluk kakak terlebih dahulu, baru ibu bisa mencium dan memeluk adik.
    Sambil memperkenalkan adik, biar kakak melihat dan mencium adik. Berilah semangat dan pengertian jika saat pulang ke rumah nanti (dari Rumah Sakit Bersalin), kakak bersama ayah dan ibu bisa merawat dan menjaga adik bersama-sama.
  • Jangan mengubah rutinitas

    Bersikaplah adil dengan meluangkan waktu untuk kakak saat Adik sedang tidur atau saat sedang diasuh dengan anggota keluarga lainnya. Tetap lakukan rutinitas yang biasa Anda lakukan untuknya setiap hari seperti menemaninya bermain, memandikan kakak atau membacakan buku cerita sebelum tidur. Dengan begitu, si kakak akan mengerti bahwa perhatian Ibu tidak berubah setelah adik lahir.
  • Atasi Rasa Cemburu

    Jangan membandingkan antara kakak dengan adik karena hanya akan memunculkan konflik hingga saat mereka besar nanti. Berikan motivasi kepada kakak untuk menjadi contoh baik bagi Adiknya.
  • Minta bantuan seluruh anggota keluarga

    Mintalah bantuan ayah dan anggota keluarga lainnya untuk memberi perhatian kepada kakak saat ia rewel dan mencari perhatian Ibu. Atau sebaliknya mintalah mereka untuk mengasuh adik, agar ibu bisa bermain dengan kakak.
    Dengan melakukan tip di atas, akan timbul rasa kasih sayang dan memiliki pada diri kakak dan menganggap adik sebagai partner dan bukan saingan. Dengan begitu, kerukunan antar keduanya akan terus terjalin higga mereka dewasa.

Sikap pria yang dapat menguji kesabaran Anda setelah menikah

Inilah yang dimaksud dengan pernikahan, segala keburukan dari pasangan sebenarnya. Itulah keunikan yang belum tentu semua orang miliki di dunia ini.

  • Pernikahan itu sepertinya waktu di mana setiap orang dapat berubah, pada khususnya yaitu karakter yang mereka miliki. Saya dan mungkin Anda juga pernah mengalami hal ini, saya pun tidak menyangka bahwa suami saya dapat berubah hampir 360 derajat dari sebelum menikah. Yang saya banggakan dari dirinya adalah dia dapat mengubah pandangannya terhadap wanita lain, serta dia lebih dapat menjaga kebersihan area sekitar daripada sebelumnya. Namun, di sisi lain terdapat beberapa hal yang dapat mengubah sedikit penilaian serta menguji kesabaran saya ketika bersamanya setelah menikah. Entah itu apakah memang dirinya sebelumnya yang ia sembunyikan ataukah memang benar-benar berubah karena sebuah kondisi tertentu. Perhatikan dan jagalah hati Anda!
  • Ingatannya sudah tidak seperti yang dulu

    Sebelumnya dia selalu ingat tentang apa warna yang tidak saya sukai, namun akhir-akhir ini dia selalu membawakan beberapa potong baju baru dan hiasan rumah dengan warna yang tidak saya sukai. Terkadang hari ulang tahun saya dan tanggal pernikahan kamipun dia sering kali lupa, dan apakah artinya ini? Apakah dia sudah tidak respek lagi dengan saya? Namun dia adalah suami saya dan saya pun sangat mencintainya, dan lagi pula dia sering bermaksud baik kepada saya meskipun beberapa dari hal tersebut kurang benar menurut saya.
  • Dia sudah tidak pernah basa-basi ketika menelpon

    Seperti kehabisan kata-kata ketika dia menelpon saya sewaktu dia istirahat kerja, saya pikir sudah tidak semestinya ia bertambah rasa malunya ketika menelpon. Dia hanya mengatakan sepatah dua patah kata saja sebagai inti pembicaraannya, saya sangat mengharapkan dia justru bertambah perhatian dan sedikit basa-basi menanyakan keadaan diri saya atau apa pun dari saya. Saya pun ingin merasa diperhatikan, dan senang rasanya jika dia dapat berbicara santai dengan saya setiap saat.
  • Penampilannya sekarang lebih apa adanya

    Dia memang nampak bersih, dia pun juga sering membersihkan ruangan yang paling sering dia singgahi. Tetapi untuk penampilannya sangat berbeda ketika masih dalam masa pendekatan kami sebelum menikah, kini dia lebih apa adanya dan bau badannya pun tidak ia perhatikan ketika dekat dan menyentuh saya. Tentu saja saya sangat merasa terganggu, dan ketika saya coba untuk mengingatkannya dia hanya mengiyakan saja namun tidak dilakukannya.
  • Kebersamaan kami hanya untuk anak-anak dan menyelesaikan masalah

    Andai kata waktu bisa diulang kembali rasanya ingin tidak menikah dulu, pikir saya. Dulu kami sering bersama dalam suasana canda dan sangat menyenangkan, dan sekarang hampir tidak memiliki waktu untuk dapat bergurau bersama dan membicarakan tentang kami berdua tanpa ada urusan lain yang mengganggu kebersamaan kami. Namun, tidak demikian yang saya rasakan, saya merasa seperti seorang psikiater yang hanya siap untuk memberikan solusi dan ketenangan dalam masalahnya di kantor dan permasalahan kami sendiri. Hal lain selain itu tidak lepas dari pertanyaan mengenai keseharian dari anak-anak tercinta kami. Rasanya saya ingin mengharapkan hal yang lebih dari itu tapi apa boleh buat, keadaannya sangat tidak mendukung terhadap maksud saya.
  • Saat kesehatan terganggu dia tampak lebih sensitif

    Dia hampir seperti perawat rumah sakit profesional ketika kesehatan saya terganggu, dia merawat dan menemani saya di rumah hingga saya sembuh meskipun ia juga harus pulang larut malam ketika pulang ke rumahnya saat kami pacaran waktu itu. Sedangkan setelah kami menikah, saya sedikit heran dengan perubahan dirinya yang lebih sensitif daripada kondisi kesehatnya. Dia lebih banyak meminta daripada melakukan sendiri, dan bila hal yang diminta kurang sesuai dia marah dan tidak ingin makan sesuatu sama sekali. Menurut saya sebenarnya dia tidak harus terlalu berlebihan sensitifitasnya, seharusnya dia merasa malu dengan perilaku yang dulu dia lakukan terhadap saya.
    Segala perubahan dari kepribadiannya memang akan mengubah penilaian saya terhadapnya. Namun dia bukanlah orang lain dari diri saya, dia adalah suami saya dan saya sangat mencintainya. Apa pun darinya yang berubah, selama dia masih mencintai saya dan tidak berkhianat terhadap cinta saya maka saya masih tetap memakluminya. Saya menyadari bahwa inilah yang dimaksud dengan pernikahan, segala keburukan dari pasangan sebenarnya itulah keunikan yang belum tentu semua orang miliki di dunia ini.

Tips singkat mendidik anak kembar

Dibutuhkan pemahaman mendalam bagaimana cara terbaik mendidik anak kembar. Setiap orangtua bisa memodifikasi pola pengasuhan mereka, tentunya dengan terlebih dahulu menyesuaikan dengan keadaan masing-masing anak.


  • Meskipun memiliki wajah yang hampir sama, tapi kepribadian anak kembar sangatlah jauh berbeda. Oleh karena itu, mengasuh anak kembar harus disesuaikan dengan karakter yang mereka miliki. Problematika yang sering dihadapi oleh orangtua dengan anak kembar adalah kesulitan memunculkan identitas anak, orangtua harus bisa memahami bahwa sekalipun kembar mereka tetaplah pribadi yang berbeda.
    Mengutip penjelasan seorang psikolog anak, Primatia Yogi Wulandari, dari Universitas Airlangga Surabaya, ada beberapa poin yang perlu pahami oleh orangtua dalam mendidik anak kembar, antara lain:
  • Beda kelamin beda pola pengasuhan

    Jenis kelamin anak kembar tidak selalu sama, banyak di antara mereka terlahir dengan jenis kelamin yang berbeda. Maka dari itu, orangtua harus segera menyadari betapa pentingnya pendidikan seksual sejak dini. Artinya, walaupun anak memiliki kedekatan emosional dengan saudara kembarnya, tetapi ada batasan yang harus dijaga berkaitan dengan perbedaan jenis kelamin tersebut. Ketika anak sudah beranjak makin besar, orangtua bisa mulai menempatkan mereka di kamar yang terpisah.
    Selain masalah seksual, orangtua juga harus memahami bahwa kemampuan motorik anak kembar juga berbeda. Anak laki-laki biasanya akan lebih cepat belajar berjalan dibandingkan dengan saudaranya yang perempuan atau cara menulis anak perempuan biasanya jauh lebih halus daripada saudaranya yang laki-laki. Maka dari itu, agar kelak anak tidak mengalami kebingungan, orangtua harus bisa memberikan pemahaman bahwa dalam hal-hal tertentu ada perbedaan mendasar berkaitan dengan kemampuan di antara anak perempuan dan laki-laki.
  • Di sekolah sebaiknya tempat duduknya dipisah

    Memisah tempat duduk anak kembar ketika berada di sekolah bertujuan untuk melatih keberanian serta rasa percaya diri anak, ujar psikolog yang lebih suka di panggil Mitha. Tidak hanya itu, memisah bahkan seandainya mungkin menyekolahkan anak di sekolah yang berbeda mampu meningkatkan kecerdasan serta kreatifitas anak, serta menghindarkan anak dari rasa rendah diri jika seandainya nanti tidak bisa sebaik saudaranya dalam mengikuti mata pelajaran.
  • Jangan terlalu sering mengenakan pakaian yang sama

    Secara visual memang sangat menggemaskan melihat anak kembar mengenakan baju yang sama. Akan tetapi, sebisa mungkin kebiasaan ini tidak sering dilakukan, sebab dengan tidak memberikan barang yang selalu sama dapat membantu anak membentuk karakter mereka, dengan kata lain anak diberi kebebasan untuk memilih sesuatu sesuai dengan minatnya.
  • Jangan membandingkan kemampuan anak

    Orangtua harus memahami bahwa meskipun identik tidak ada seorang pun anak kembar yang sama persis baik berkaitan dengan kebiasaan, keberanian, kecerdasan, ataupun dalam bidang-bidang tertentu. Orangtua juga tidak diperbolehkan membanding-bandingkan kemampuan anak, jika tidak hal tersebut akan memunculkan ras iri serta menanamkan bibit kebencian di dalam hati salah satu anak kepada saudaranya.
  • Orangtua harus segera tanggap bila muncul tanda-tanda persaingan

    Memanding-bandingkan kemampuan anak kembar akan menimbulkan persaingan tidak sehat di antara mereka. Tidak hanya itu, agar bisa menjadi anak emas bagi orangtuanya anak cenderung akan melakukan berbagai macam cara termasuk menyakiti saudaranya. Maka dari itu, sebelum hal ini terjadi orangtua harus tanggap jika mencium aroma persaingan di antara mereka. Tunjukkanlah perhatian serta kasih sayang Anda secara adil dan yakinkan mereka bahwa mereka semua sangat berarti dalam kehidupan Anda.
    Anak kembar adalah mukjizat nyata anugerah dari Tuhan. Tidak setiap orangtua beruntung bisa memiliki anak kembar dalam kehidupan mereka. Oleh karena itu, mendidik serta merawat anak kembar harus bisa dilakukan secara istimewa. Usahakan setiap hal yang Anda berikan kepada mereka dilakukan secara adil, sehingga mereka bisa menikmati kehidupan sama seperti anak-anak normal kebanyakan.

Jika cinta, apakah ia akan segera melamar?

Lamanya waktu berpacaran tidak selalu menjamin hubungan Anda dan dia akan berakhir di pelaminan.

  • Memiliki kekasih yang dewasa, baik dan mapan tentu selalu menjadi dambaan setiap wanita. Namun akan ada waktu di mana Anda tidak lagi hanya mengharapkan kebaikan atau kemapanan kekasih Anda tersebut. Di usia yang sudah semakin dewasa, Anda akan mulai berharap sejauh mana keseriusnya menjalankan hubungan bersama Anda.
    Lamanya waktu yang Anda lalui bersamanya tidak selalu menjamin hubungan tersebut sedang menuju ke arah yang lebih serius. Banyak pasangan di luar sana yang telah berpacaran selama bertahun-tahun, namun berakhir dengan perpisahan. Waktu bukanlah jaminan. Yang terutama adalah seberapa besar cinta Anda berdua untuk mau melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius.
    Beberapa pengalaman orang-orang dibawah ini mungkin akan menginspirasi Anda untuk dapat mengambil tindakan yang tepat:
    "Jangan terlalu terlena dengan hubungan yang baik-baik saja. Hal tersebut tidak selamanya menjamin bahwa hubungan Anda telah berjalan lancar. Jangan hanya menilai karena dia (pria) selalu baik, lantas dia serius dengan Anda. Sejak awal sebelum Anda ingin menjalin kasih dengan seseorang, sebaiknya sampaikan secara jelas visi dan misi Anda di masa depan. Jangan sampai Anda sudah bertahun-tahun menjalin hubungan dengannya, ternyata dia tidak memiliki visi atau misi yang sama dengan Anda. Jangan pernah terbawa perasaan dan pada akhirnya akan menyakiti Anda, jika ternyata dia tidak kunjung ingin menikahi Anda atau serius dengan Anda. " (Roby, 32 Tahun, Pegawai Swasta)
    "Saya dulu pernah pacaran bertahun-tahun, namun hubungan yang saya anggap serius itu malah berakhir begitu saja. Kemudian, saya bertemu seorang teman lama. Hanya selang seminggu kami bertemu kembali, dia menyatakan cinta kepada saya. Awalnya saya trauma berpacaran kembali hingga saya pun menolaknya. Saya mengatakan padanya jika memang serius, sebaiknya ia langsung melamar saya. Jika tidak, lebih baik jadi teman baik saja. Dua hari berselang, dia menelepon dan bilang akan datang melamar saya bersama orang tuanya. Lima bulan kemudian kamipun menikah. Mungkin orang akan terkejut mendengar cerita saya ini. Tetapi dari pengalaman yang saya alami, saya tersadar bahwa ketika seseorang sungguh-sungguh mencintai dan nyaman berada bersama kita, dia tidak akan ragu untuk menikahi dan hidup bersama selamanya. Karena pernikahan bukan masalah siap, tetapi keberanian untuk menjalani proses tersebut. (Pathersia, 24 Tahun, Wiraswasta, Jakarta)
    Lewat dua testimonial di atas, bisa kita simpulkan bahwa keseriusan seorang pria dapat dilihat dari keberaniannya. Jika dia sungguh-sungguh mencintaimu, ia tidak tidak akan menunggu waktu yang lama untuk siap. Oleh karenanya, sebagai wanita janganlah ragu menantang pasangan Anda untuk menikah. Jika seorang pria ditantang untuk melangkah kejenjang yang lebih serius oleh wanita yang dicintainya, tanpa ragu dia akan membuktikan cinta. Nah sekarang, siapkah Anda menantangnya?

Wednesday, March 2, 2016

Anda stres berat? Inilah cara menguranginya

Bila Anda menderita penyakit kronis, tidak saja kesehatan badan Anda yang perlu diperhatikan, kesehatan mental Anda juga harus dijaga.

  • Inilah pengalaman seorang wanita yang menderita diabetes dan harus mengurus menu makanannya dengan baik atau gula darahnya akan tinggi.
    Toni Williams seorang ibu lajang berusia 43 tahun yang mengajar di sebuah perguruan tinggi di Dallas, Texas menderita diabetes tipe 2. Dalam keadaan biasa dia dapat mengatur makanannya tanpa masalah. Tetapi dalam keadaan stres niat baiknya untuk makan sehat lenyap.
    "Bila saya stres, satu-satunya yang ingin saya makan ialah makanan berkarbohidrat tinggi," ujar Williams. "Kentang halus, kentang goreng, roti dan kue bolu adalah makanan yang saya idamkan. Tingkat gula darah saya naik karena saya makan sembarangan."
  • Dampak stres

    Stres dapat menyabot usaha keras Anda untuk mengendalikan gula darah Anda. Karena stres menggugah naluri tubuh Anda untuk "berjuang atau lari." Reaksi ini sudah dikenal nenek moyang kita ketika melawan segala ancaman yang ada di lingkungan mereka--seperti harimau yang menyerang--dengan menaikkan tingkat kortisol dan adrenalin. Pada masa ini yang sering menaikkan stres adalah kekuatiran tentang uang atau menghadapi bos yang payah. Hal-hal ini memompa zat-zat kimia yang buruk ke seluruh tubuh kita.
    "Stres menyebabkan banyaknya hormon buruk dalam darah, yang pada gilirannya meningkatan konsentrasi gula darah yang mengacaukan kegiatan insulin, ujar Bruce S. Rabin, M.D., Ph.D., seorang dosen Patologi, Psikiatri dan Psikologi di Universitas Pittsburgh, Pusat Medis di Pittsburgh. "Ini menyebabkan tingginya A1C (tingkat gula darah rata-rata dalam 3 bulan) dan menambah risiko komplikasi diabetes." Telah terbukti bahwa stres dapat menyebabkan timbulnya diabetes pada orang yang cenderung terkena penyakit ini.
    Tambahan lagi, stres dapat membuat Anda mengabaikan perilaku sehat yang dapat membantu mengendalikan diabetes Anda. Ada orang yang makan sembarangan dan lupa olahraga. Ada pula, seperti Toni Williams, yang menginginkan makanan yang dapat menyabot gula darah (khususnya selama hari-hari raya, ketika hidup lebih rumit pada umumnya dan begitu banyak godaan dalam bentuk makanan).
  • Lingkaran setan

    Pada saat yang sama, hanya karena menderita diabetes tingkat kecemasan Anda dapat meningkat. "Setiap penyakit kronis memiliki potensi untuk menimbulkan stres yang berat," ujar pakar psikoterapi Joseph P. Napora, Ph.D., yang mengajar kelas-kelas pengendalian stres di Pusat Diabetes Komprehensif John Hopkins, Baltimore. "Diabetes merupakan tantangan berat karena menuntut begitu banyak perhatian dan disiplin, dan karena adanya ancaman begitu banyak komplikasi serius."
    "Diabetes cenderung untuk menyita seluruh perhatian penderitanya, dari sejak bangun pagi sampai tidur malam," tambah Andrea M. Braverman, Ph. D., asisten dosen Psikatri, Obstetrik dan Ginealogi di Universitas Jefferson, Philadelphia, yang juga menderita diabetes tipe 1. "Anda harus memikirkan apa yang akan Anda makan saat itu dan berikutnya." Dampak sosial makanan juga menyebabkan stres. "Jika Anda menderita diabetes Anda tidak bisa begitu saja keluar bersama teman-teman untuk makan pizza atau es krim."
    Tidak heran banyak orang yang terkena diabetes menderita tekanan batin. "Penderita diabetes merasa capai karena harus berusaha keras mengendalikan penyakitnya setiap hari. Terlebih lagi bila memikirkan bahwa dia harus melakukannya setiap hari seumur hidup."
  • Cara untuk mencegah stres

    • Pelajari segala sesuatunya supaya Anda dapat mengendalikan kondisi Anda secara efektif.
    • Berolahragalah sampai berkeringat. Biarkan tubuh Anda membakar kortisol yang berlebihan akibat timbulnya stres. Berdansa 10 menit 3 kali sehari sama manfaatnya dengan 30 menit sekaligus.
    • Persiapkan diri Anda untuk mengetahui apa penyebab stres Anda. Jika soal makanan, misalnya, siapkan makanan sehat dalam jumlah banyak di akhir pekan supaya dapat Anda santap untuk seminggu.
    • Jika Anda menderita depresi mintalah bantuan ahli untuk menyingkirkan pikiran buruk tentang penyakit Anda dan diri Anda.
    • Ciptakan alat untuk menghilangkan ketegangan. Misalnya meditasi atau menonton film komedi.