SELAMAT DATANG DI BLOGGER SAYA http://warta-wirti.blogspot.co.id/ TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG by ALEXYNET

Sunday, February 7, 2016

Kenali 8 makanan yang baik memperbanyak ASI


Kenali 8 makanan yang baik dan ampuh memperbanyak ASI

Terapkan variasi mengonsumsi makanan untuk melatih indera perasa pada bayi. Yang paling penting adalah, kenali bahan makanan yang terbaik untuk kesehatannya sekaligus mampu memperbanyak ASI.
 
 
  • Kebiasaan hidup sehat dengan diet yang seimbang, cukup istirahat dan menjadi aktif, sangat penting agar Anda memiliki cukup energi sewaktu merawat dan menyusui bayi. Yang tak kalah pentingnya adalah memahami nutrisi yang diperlukan untuk menyediakan asupan Air Susu Ibu (ASI) yang sehat dan melimpah. Ingatlah prinsipnya, segala sesuatu yang Anda masukkan ke dalam tubuh Anda, juga Anda masukkan ke dalam tubuh bayi Anda.
  • 1. Air

    Seorang ibu menyusui sering beresiko kehilangan cairan. Pentingnya ibu menyusui untuk menjaga energi dan meningkatkan produksi ASI dengan memiliki cukup asupan cairan dalam tubuh. Variasikan minuman Anda dengan susu, air dan jus buah-buahan sesuai selera. Sedapat mungkin hindari mengonsumsi teh dan kopi yang mengandung kafein, karena dapat menyebabkan bayi rewel dan kurang nyenyak tidurnya.
  • 2. Ikan salmon

    Jenis ikan ini banyak mengandung DHA yang penting untuk pengembangan sistem saraf pada bayi Anda. Memang semua ASI mengandung DHA tetapi salmon khususnya, memiliki tingkat DHA yang lebih tinggi.
  • 3. Susu dan produk olahannya

    Ada banyak pilihan produk susu dan olahannya yang bisa dikonsumsi ibu menyusui seperti yogurt, keju hingga susu alami. Ini penting di saat menyusui, karena kandungan Vitamin D dalam susu penting untuk pembentukan tulang pada anak, sekaligus memenuhi kecukupan kalsium ibu menyusui setiap hari.
  • 4. Telur

    Nikmatilah sarapan pagi dengan telur rebus atau menu urak arik telur di siang hari agar stamina Anda tetap terjaga. Juga sangat bermanfaat saat sedang menyusui, karena memiliki kandungan vitamin D nutrisi penting untuk tulang bayi. Telur memberi efek alergi bagi sebagian bayi, maka perhatikan jika ada perubahan yang terjadi pada bayi setelah Anda mengonsumsi telur. Segera hentikan jika bayi Anda alergi terhadap telur dan produk olahannya.
  • 5. Sayuran hijau

    Konsumsi sayuran berwarna hijau seperti daun katuk, bayam, kemangi dan brokoli sangat baik untuk ASI karena mengandung vitamin C, A dan zat besi. Selain melancarkan ASI, sayuran hijau mengandung anti oksidan dan rendah kalori sehingga baik untuk diet ibu menyusui.
  • 6. Beras merah dan havermut

    Seringkali para wanita setelah melahirkan menginginkan tubuhnya langsing kembali sehingga mengurangi asupan karbohidratnya. Sebaiknya Anda menghindari hal tersebut karena dapat mengurangi produksi ASI. Lakukan diet sehat dengan mengkonsumsi beras merah atau havermut untuk menjaga penampilan tubuh Anda. Sediakan havermut di rumah sebagai camilan sehat saat Anda lapar sehabis menyusui. Keduanya memiliki kandungan serat tinggi dan mampu menghasilkan ASI terbaik.
  • 7. Kacang-kacangan

    Seperti Anda ketahui kacang-kacangan mengandung zat besi tinggi. Terutama jenis yang berwarna gelap seperti kacang merah dan hitam, sangat baik untuk ibu menyusui. Selain dapat menghasilkan ASI yang berkualitas tinggi, kacang-kacangan ini juga baik untuk diet Anda. Kandungan proteinnya yang tinggi sering digunakan para kaum vegetarian untuk mengganti asupan protein dari produk hewani.
  • 8. Buah-buahan

    Buah strawberry, blueberry dan jenis berri lainnya memiliki kandungan Vitamin C yang tinggi dan bermanfaat meningkatkan energi bagi ibu yang sedang menyusui dan menambah asupan kalsium untuk pertumbuhan bayi Anda. Selain buah berri, jeruk juga baik Anda konsumsi dengan manfaat yang serupa.
    Manfaatkanlah makanan yang Anda konsumsi dengan bijak dan tidak berlebihan. Terapkan variasi dalam mengonsumsi makanan untuk melatih aneka rasa pada ASI yang diminum oleh bayi. Hentikan asupannya jika muncul reaksi alergi pada bayi Anda. Ikuti pola makan sehat demi tercapainya produksi ASI berkualitas bagi buah hati. Ingat kesehatan ibu adalah kesehatan bayi pula.

No comments:

Post a Comment