SELAMAT DATANG DI BLOGGER SAYA http://warta-wirti.blogspot.co.id/ TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG by ALEXYNET

Sunday, February 7, 2016

Walaupun sulit tetapi hal ini yang Tuhan inginkan dari kita

Mengampuni seseorang yang sudah menyakiti hati kita memang tidak mudah apalagi jika orang tersebut adalah orang yang suka memendam rasa sakit hatinya, akan sangat susah untuk membuka hati agar mau untuk mengampuni.

  • Mengampuni seseorang yang sudah menyakiti hati kita memang tidak mudah apalagi jika orang tersebut adalah orang yang suka memendam rasa sakit hatinya, akan sangat susah untuk membuka hati agar mau untuk mengampuni. Tetapi tidak mungkin juga kita membawa rasa sakit hati ini sampai kita dipanggil Tuhan kelak. Mungkin perumpamaan berikut ini bisa menyadarkan kita tentang hal mengampuni.
    " _Ada seorang pedagang yang kaya raya, dia memiliki segala hal yang diidamkan oleh semua orang. Pedagang kaya ini juga memiliki seorang pegawai yang mana dia memiliki hutang lima ratus juta. Pedagang ini pun mengadakan hari pemberesan di mana setiap pegawai yang memiliki hutang kepadanya harus mengembalikan hutang tersebut, lalu giliran si pegawai ini yang dipanggil. Sambil sujud pegawai yang memiliki hutang lima ratus juta ini berkata bahwa dia tidak sanggup untuk melunasi hutangnya ini kepada si pedagang majikannya tersebut. Lalu si pedagang tersebut menyuruhnya untuk menjual segala harta benda miliknya agar hutangnya dapat terlunasi, tetapi pegawai ini menolaknya dan meminta waktu untuk membayar semua hutangnya, karena belas kasihan si pedagang ini melunasi dan membebaskan semua hutang – hutang pegawainya tersebut kepada dirinya. Selang beberapa hari kemudian si pegawai ini bertemu dengan seorang pegawai lainya yang berhutang lima juta kepadanya. Ia menangkap dan mencekiknya dan menagih hutangnya tersebut, lalu rekan kerjanya tersebut sujud dan memintanya untuk bersabar hutangnya akan segera dilunasi. Tetapi pegawai ini menolaknya dan menyerahkan kawannya ini ke dalam penjara sampai ia melunasi hutang tersebut. Melihat hal ini para pegawai yang lainnya merasa sedih dan menceritakan semua hal tersebut kepada si pedagang majikannya tersebut. Si pedagang ini menyuruh memanggil pegawai tersebut dan berkata '' Hai pegawai yang jahat hutangmu telah aku hapuskan karena engkau memohon kepadaku. Bukankah engkau harus mengasihi kawanmu seperti aku mengasihi engkau?. Maka marahlah si pedagang itu dan membawanya kepada algojo – algojo sampai ia melunaskan seluruh hutangnya".
    Dari perumpamaan tersebut dapat dilihat bahwa oleh karena belas kasih si pedagang tersebut bisa menghapuskan segala hutang pegawai yang jahat tersebut. Perumpamaan ini mengajarkan bahwa segala dosa dan kesalahan kita sudah dulu diampuni oleh Tuhan, lalu apa alasan kita untuk tidak bisa mengampuni orang yang sudah menyakiti hati kita?. Agar dapat memiliki hati yang mau mengampuni hal yang harus kita lakukan adalah terus bangun hubungan yang semakin dekat dengan Tuhan. Belajar mensyukuri setiap hal yang diberikan Tuhan kepada kita dan belajar untuk selalu memikirkan hal – hal yang positif. Hindari pemikiran yang dapat memicu kita dapat mengingat kembali hal – hal yang membuat kita membenci orang tersebut, pandanglah kembali kebaikan yang telah ia perbuat untuk kita jangan mengingat selalu keburukannya dan jangan lupa untuk berdoa meminta hati yang bisa mengampuni. Banyak hal yang kita dapatkan saat kita bisa membuka pengampunan untuk orang yang sudah menyakiti kita seperti :
    1. Memulihkan hubungan kita dengan Tuhan di mana yang sebelumnya hubungan kita kurang baik dengan – Nya tetapi saat kita sudah memberikan pengampunan terasa hidup jauh lebih berarti.
    2. Memulihkan hubungan kita dengan sesama terutama kepada orang yang sudah menyakiti kita, hati akan terasa damai dan tenang karena pengampunan yang sudah kita berikan.
    3. Memulihkan segala aspek kehidupan kita mulai dari kesehatan, mental, ekonomi, dan lainnya yang belum pernah kita rasakan sebelumnya.
    Memang tidak mudah kita dapat memberikan sebuah pengampunan kepada orang yang sudah menyakiti kita, butuh proses untuk kita bisa memiliki hati yang mau mengampuni.

No comments:

Post a Comment